Selasa, 23 Juli 2013

JADILAH VISIONER YANG OPTIMIS DAN PEKERJA KERAS.

JADILAH VISIONER YANG OPTIMIS DAN PEKERJA KERAS.
Suka Pesan Motivasi: Invite PIN 28B2649C.

Baiklah engkau berpikir nasib mu kita seperti apa, tetapi jauh lebih penting berpikir dan kerja keras untuk mengubah nasib baik mu besok dan dimasa depan.
Sahabatku :
Kadang tanpa disadari ada sebagian sahabat menyesali nasibnya kini, bahkan bisa habis energy untuk menyesali nasibnya itu. Dan membuatnya menjadi lupa merubah nasibnya.

Sobaku taklah salah menyesali nasib, tetapi jauh lebih penting berpikir nasib kita besok dan di masa depan dengan : “Berdoa, memikirkan dan bekerja keras untuk merubah nasibmu di masa depan.

Sukses untukmu semua sobatku. Selamat berjuang dan tetap semangaaat.

ANAK MENIRU ORANG TUA.

ANAK MENIRU ORANG TUA.
Suka Pesan Motivasi: Invite PIN 28B2649C.

Sahabatku yang bijak, mungkin anak anda menolak perkataan anda, tetapi anak anda meniru perbuatan. Anak lebih percaya perbuatan dari perkataan anda.
Jika orang tua kebiasaan baiknya sholat dan dzikir, berdoa dan kebaktian dirumah pribadi dan atau rumah ibadah, maka anak akan menirunya.

Sahabatku orang tua dan calon orang tua biarlah anda selalu “tauladan kebaikan” dalam berperilaku baik bagi anak2 dan adek2 anda.
Dengan demikian anda telah melakukan perkaderan yang baik untuk membentuk Anak dan Pemuda Berkarakter Unggul bagi anak2 bangsa tercinta ini.
Selamat menunaikan ibadah puasa dan kebaktian bagi sahabatku sebangsa dan setanah air.
Salam Damai di NKRI tercinta ini.

KARAKTER “REACH” TANDA MEMILIKI “ADVERSITY QUOTIENT” UNGGUL.

KARAKTER “REACH” 
TANDA MEMILIKI “ADVERSITY QUOTIENT” UNGGUL.

Suka Pesan Motivasi: Invite PIN 28B2649C.
Kekuatan telah diberikan kepada anda untuk menyelesaikan masalah anda.

Satu diantara tanda seseorang memiliki adversity quotient [kecerdasan menghadapi kesulitan] unggul adalah : memilki “Karakter Reach”. Karakter Reach artinya : “mampu dan cerdas melokalisir persoalan”. Persoalan kantor biarlah tinggal di kantor dan Persoalan rumah biarlah tinggal di rumah. Atau Persoalan kantor tak melebar ke rumah, persoalan rumah tak melebar ke kantor, persoalan pribadi tak melebar ke organisasi dan sebaliknya demikian.

Sobatku teruslah berlatih agar mampu melokalisir persoalan bahkan menghilangkan persoalan itu dengan mencari solisinya atau dengan melihat hikmat positif dari setiap persoalan. Semua masalah pasti ada solusinya